4 TH ANNIVERSARY SERTU EMAS: Berakhir Juara Bersama
Berita

4 TH ANNIVERSARY SERTU EMAS: Berakhir Juara Bersama

Advertisement

Gelaran tahunan yang dikomandani oleh Sertu Emas Team Sampang belakangan luar biasa. Minggu lalu, 11-13 September 2020 di trek balap Ragung Torjun Sampang Jumlah peserta bludak. Terhitung mulai Jum’at dan Sabtu, tercatat ada 98 seri tergelar baik senior dan junior. Di utama Minggu 452 peserta. Namun, kondisi aturan yang diberikan oleh aparat setempat, baik Gugus tugas Covid-19 ataupun Polres setempat lomba harus bisa diakhiri pukul 17.00 WIB.

BENTAR TEAM BANYUWANGI. Berkahir di empat besar.

“Ibaratnya pukul 16.30 merupakan terbangan terakhir. Mulai Galatama 500 meter dan Galatama 800 meter. Dengan berakhirnya lomba, maka banyak seri harus sampai disemi final tidak terbang. Kata lain, tabanas dibagi bersama setelah dipotong 25% sama panitia,” tegas Anam, ketua Penglok PPMBSI Sampang kepada beritamerpati.com..
Kesuksesan di Galatama 500 meter, juga diikuti di Galatama 800meter, dengan menggelar 48 seri, baik senior dan junior. Kalau dihitung selama dua hari total seri yang digelar 98 seri. “Jumlah yang luar biasa di lomba terbuka umum dengan total Rp 50 juta selama ini,” tutur salah satu peserta dari Sampang.

ISSO TEAM & ASALOY TEAM BLEGA. Puas di 10 besar

Sementara di lomba utama hari Minggu, panitia mengumpulkan 452 peserta termasuk daftar ulang. Pendaftaran yang dimulai hari Sabtu ini akhirnya terbang jam 11.00 WIB, dengan harapan lomba bisa terselesaikan dan terwujud sang juara.


Babak demi babak dilalui dan lomba berjalan lancar, meski ada protes namun semua berjalan lancar. Sayangnya di babak keempat, ada salah satu pemrotes asal Sampang pembalapnya ditujuk kalah dan melakukan protes. Dua pembalap asal Madura yakni Sampang dan Bangkalan ini diputarkan video. Sayangnya pemrotes kurang terima keputusan hakim juri dan memukul meja protes.
“Putusan tidak fair, masak burung seperti itu kalah,” ucapnya keras.

JUWITA. Ambisinya kandas akibat cuaca gelap.

Namun keputusan hakim juri harus dipatuhi dan panitia tetap menerima apa yang diputuskan hakim juri dan lomba berjalan kembali. “Semua keputusan hakim juri panitia harus mendukung, sebab itu merupakan keputusan mutlak,” tegas Lalak Saputra Kasi lomba Pengda PPMBSI Jawa Timur.

URUTAN PERTAMA HASIL UNDIAN. Terima kasih panitia.

Lomba kembali berjalan lancar dan menginjak 7 besar (tujuh pembalap), dua pembalap harus terbang balik, karena keduanya tidak hinggap ke joki, melainkan bablas ke penonton dan harus terbang balik.
Disini, jam sudah menunjuk pukul 17.10 WIB. Setelah terbang balik selesai, kondisi cuaca makin mulai gelap. Kondis ini dimanfaatkan peserta, agar lomba berhenti dan tabanas empat besar dibagi rata.
Sedangkan Juwita, pembalap milik Bentar Team Banyuwangi yang saat itu memiliki kans meraih juara pertama, dari sprint dan tembaknya luar biasa, harus kalah voting dengan tiga pembalap lainnya. Mau tidak mau penitia memutuskan lomba dihentikan dan empat pembalap dinobatkan sebagai juara bersama.


Sebagai pengundang lomba, Sertu Emas yang dikomandani oleh H Holberi, mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan peserta lomba, sehingga lomba berjalan lancar dan sukses, meski diakhir lomba empat pembalap berbagi tabanas, karena kondisi cuaca makin gelap.


Dan mohon maaf jika ada khilaf, selama gelaran lomba berlangsung. Sampai jumpa di lomba tahun depan.

Advertisement

Post Comment