6 TH ANNIVERSARY LJB’19 SUMENEP; Genio Luar Biasa
Berita

6 TH ANNIVERSARY LJB’19 SUMENEP; Genio Luar Biasa

Kecerdikan Genio dalam mengalahkan lawan luar biasa. Ini terlihat jelang 300 meter dari joki, style tempel ketat, terkadang pukul lawan, setelah lawan mulai tertinggal, langsung tancap gas (sprint cepat). Disini lawan langsung kelabakan dan tertinggal beberapa meter.

JUARA 10 BESAR UTAMA MINGGU. Selamat ya…

Ketika mendekati joki, melakukan tembakan keras tepat ditangan joki. Ini terbukti di final saat lawan Ubud Bali. Ubud jelang 30 meter yang sebelumnya tempel ketat, tak mampu mendampingi Genio sampai ke joki. Melainkan terbang tinggi diatas joki. Lewat kosistensinya Genio terbang melaju ke joki. Menanglah Genio sebagai jawara 6 th Anniversary LJB’19.

PARA FINALIS. Jaga Fair Play.

Gambaran itulah yang terjadi di trek balap Lanud Trunojoyo 27-29 September 2019 lalu dengan titel lomba 6 th Anniversary LJB’19. Sebanyak 230 peserta di utama minggu dan 48 seri selama dua hari.
Partai bergengsi di Galatama 500 meter kosong, sedangkan di Galatama 800 meter kali ini disabet oleh Sadis milik H Usman Sumenep. Pembalap ring Elang Laut ini dengan kemampuan penuh melakukan tembakan keras dan tepat di tangan joki. Sedangkan Mercy milik Didit Sampang dengan joki Hidir harus legowo.

SINAR BARU (SB) TEAM PAMEKASAN. Genio luar biasa.

“Sudah berjuang semaksimal, kalau hasilnya harus kalah itu hal yang bisa. Namanya lomba ada kalah dan menang, Terpenting pembalap sudah masuk di Seri PB dengan 16 peserta,” tutur Hidir, sang joki kepada beritamerpati.com usai turun dari patek.
Sementara di lomba utama, panitia mampu memperoleh 230 peserta plus daftar ulang. Lomba yang dimulai pukul 13.00 wib berjalan lancar. Babak demi babak pun dijalani. Meski ada protes, semua tertangani dengan baik dan lancar. Pemrotes dan yang diprotes legowo menerima apa yang putuskan hakim juri.

KHRM TEAM BALAI. Sayang terbang tinggi ketika dekati joki.

Di babak IV dimana tinggal 19 pembalap. Kali ini pembalap jawara di lomba LJB’19 Malang yakni Ilusi harus kalah dengan Genio Pamekasan. Sprint cepat dan tembak keras Ilusi yang selalu dilakukan, di lomba total Rp 50 juta ini tak mampu membendung ambsisi pembalap milik SB Team Pamekasan. Ilusi pun kalah tembak seperkian detik. Genio melaju ke babak selanjutnya.
“Pembalap ini yang nantinya bakal masuk di final. Melihat sprint cepatnya, Ilusi tak mampu membendung. Padahal, pembalap milik Gita Delta Team Sidoarjo ini susah diikuti. Namun Genio tetap tempel ketat. Dan jelang 30 meter melakukan sprint cepat dan tembak keras. Luar biasa Genio saat ini,” tutur mania Sumenep yang ada di bibir garis finish.

PANITI MEMBERIKAN PENJELASAN SOAL TABANAS. Senin pagi sudah cair.

Babak ke V dijalani. Terbangan pertama, Phonix Angel Vs Gilas. Keduanya dari Pamekasan. Kedunya saling pukul sampai jelang dibibir garis finish. Kedua terbang tinggi kebelakang joki dan diputus drow. Sayangnya kedua pembalap ini tak kembali ke trek balap sampai lomba selesai.
Sedangkan Genio Vs Cleo Patra Sampang terbangan kedua. Lagi-lagi pembalap milik SB Team Pamekasan ini mulus menghadapinya dan berakhir dengan kemenangan Genio. Terbangan ketiga Phoenix Bugati Vs Keram dan berakhir dimenangkan oleh Keram.

SANG JAWARA 6 TH ANNIVERSARY. Selamat ya…

Keempat, Rencong Vs Notaris dan diputus drow dan keduanya masuk ke babak berikutnya. Sedangkan Ubud mendapat bye.
Babak ke VI tinggal lima pembalap. Kali ini giliran Rencong mendapat bye. Terbangan pertama Genio terbang sendiri dan diputus menang. Sedangkan terbangan kedua Ubud lewat sprint cepat dan tembak keras mampu mengalahkan Notaris.


Lagi-lagi harus dilakukan pengundian bye. Lewat kartu diterbangkan, kini giliran Ubud mendapat bye lagi dan Genio terbang Vs Rencong. Genio yang diperkirakan sejak babak kelima bakal mampu menjadi jawara di lomba kali ini, akhirnya mampu mengalahkan Rencong dan melaju ke final dengan Ubud.
Pukul 16.45 wib partai final dijalankan. Setelah peluit dibunyikan kedua pembalap wajib lepas dari tangan pelepas keduanya pun lari cepat. Tengah lomba keduanya saling kuntit dan tak mau kalah sedikti pun. Namun, menginjak sekitar 300 meter dari joki, keduanya mulai kelihatan untuk saling pukul.

PETUGAS FINISH. Lewga lomba selesai sesuai rencana.

Apa yang terjadi selanjutnya?
Ubud yang digadang-gadang mampu mengimbangi kekuatan terbang dan tembak Genio ditangan joki, kali ini blesat keatas ketika mendekati 50 meter dari joki. Hal ini sampai menjelang 10 meter dari joki. Untuk turun ke joki, dirasa sulit dan joki Ubud hanya bengong setelah pembalap ring KHRM ini melewati garis finish.

CREW PANITIA. Terima kasih atas dukungannya dan mohon maaf jika ada khilaf.

Saat itu pula Genio melakukan tembakan keras dan tepat ditangan joki. Let saat itu juga menunjuk Genio sebagai pemenang dan sekaligus dinobatkan sebagai jawara 6 th Anniversary LJB’19. Selamat Genio, memang anda layak menjadi bintang.
Dan mohon maaf jika ada kekhilafan panitia dan terima kasih atas dukungannya, sehingga lomba berjalan lancar dan sukses. Sampai berjumpa di lomba Sesi II Putaran ke 4 di trek balap Nyiur Cangka Panji Situbondo 11-13 Oktober 2019.

Advertisement

Post Comment