Hoky Jepang Masih Cicit Leonard
Balap

Hoky Jepang Masih Cicit Leonard

Advertisement

Tak lepas dari pembalap legendaris tanah air, Khayana dan Leonard. Pembalap kuat milik Chong Ho (Almarhum) dan Ching Sen (Almarhum), dalam hal ini Leonard terakhir (th 2004) dibeli oleh Johan Batavia Jakarta dan Tekun Medan senilai Rp 375 juta, kedua pembalap ini namanya tak mungkin hilang, malah sebaliknya terkenang sepanjang masa dari pikiran mania andhokan tanah air. Sebab, trah darahnya masih menguat ke anak keturunannya. Bahkan sampai ke cicit pun masih mampu meraih juara di event nasional.

PUTRA DUYUNG. Bapak Hoky Jepang (HJ)

Kali ini Hoky Jepang, pembalap milik H Holberi (Sertu Emas Team) Sampang beli dari Tekun Medan dan Minggu lalu menjadi finalis lomba nasional perdana 2019 di trek balap Wonorejo Lumajang (17/2) dengan 428 peserta menjadi perbincangan publik di hobi merpati balap.

ANAK SUPER BEJO (RING MAYANG/ASEN). Ibu dari Hoky Jepang.

Hoky Jepang (ring Tekun/Asen) itu trah darah apa? Ketika beritamerpati.com menelusuri dan bertemu dengan Asen Helm, yang tak lain teman dekat Tekun, menceritakan panjang lebar asal usul trah keturunan Hoky Jepang. “Hoky Jepang masih cucu dari Leonard. Cucu disini Leonard memiliki anak jantan bernama Ptr Duyung, dan Putra Duyung ini disilangkan dengan betina yang tak lain anak Super Bejo, munculah Hoky Jepang,” tutur Asen.

LEONARD. Pembalap legendaris tanah air, selain Khayana.

Terus, siapakah Ptr Duyung (jantan) dan Anak Super bejo (betina) tersebut? Mari kita uraikan satu persatu. Ptr Duyung; Ptr Duyung merupakan anak jantan dari jantan (bapak) hasil silangan Leonard (V&R) dengan anak betina Chiko (ring Atong). Sedangkan betina (Ibunya) merupakan anakan hasil silangan Anak Pajero jantan dengan betina anak Ptr Tasik dari Ko Ooy Tasikmalaya dengan ring PT-83.
Pajero sendiri, sambung Asen, merupakan anak dari Codet, pembalap kualitas super milik Acun Mitra Bandung, yang disilangkan dengan adik Putaw ring CHO. Siapa tak kenal Putaw, pembalap breeding dari Chong Ho (Almarhum) ini memiliki segudang prestasi da trah darahnya cukup kuat untuk mencetak pembalap kaliber nasional. Begitu juga dengan anak atau cicitnya, selalu sering menyabet juara di event nasional tanah air.

ASEN (PALING KANAN) BERSAMA MANIA JATENG. Saling tukar indukan.

Sedangkan Chiko (ring DR-8) sendiri, lanjut Asen, merupakan anakan dari Jantan saudara kandung Predator (ring DR-8) dan Predator sendiri terakhir ada di Roy Akas (Harva Team) Probolinggo. Sedangkan betinanya adalah Altamira ring CHO.
Terus ibunya trah darah apa?
Menurut asen, ibu dari Hoky Jepang yang ber-ring Mayang/Asen adalah anak dari Super Bejo Vs betina Anak Jamaika ring Palem. Super Bejo (ring Napoleon) sendiri adalah pembalap milik saya dan pernah meraih juara pertama di event nasional lap Wonorejo Lumajang tahun 2014 dengan joki Yusuf Solo.

TEKUN (DUA DARI KIRI) DI LOMBA NASIONAL SEMARANG. Anak Leoanard kualitasmya super.

Bagaimana dengan saudara-saudara Hoky Jepang?
Untuk saudara Hoki Jepang, tinggal satu jantan dan empat betina. Satu jantan masih ada di Tekun Medan dan empat betina ada empat mania. Yang sesarang dengan Hoky Jepang di Abeng Imoogi, selanjutnya Royal Platinum Klaten, Alex Beruang Klaten dan di Kandang Tekun Medan.

Post Comment