Kancil Jawara Marunda Cup Jakarta
Balap

Kancil Jawara Marunda Cup Jakarta

Lomba akbar merpati balap tingkat Nasional PPMBSI “Marundah Cup 2018” Jakarta, (27-29/04) di trek BKT Marunda Jakarta secara umum berlangsung sukses luar biasa.
Seluruh pembalap nasional meramaikannya, mulai dari Madura, Kalimantan, Kediri sampai ke Palembang tumplek blek untuk menjadi yang terbaik. Tampaknya lomba kali ini benar-benar sensasional dan prestise bagi seluruh pecinta andhokan Indonesia.

PARTAI FINAL. Kancil jadi jawara.

Selain itu, kesuksesan ini tak luput dari kerja keras H Sam sebagai pemimpin Pengda PPMBSI DKI Jakarta yang selalu hadir di lomba-lomba besar tanah air.
“Alhamdulillah, berkat dukungan dan support teman-teman semua, serta dukungan Andhokan Jakarta, acara ini bisa terlaksana dengan baik, aman, lancar dan cuacanya sangat mendukung,” tandas H Sam kepada beritamerpati.com.
Atas nama panitia, lanjut H Sam, kami mengucapkan terima kasih banyak atas partisipasi seluruh peserta, team panitia dan team juri yang profesional dan fair play. Dan tak lupa kami mhon maaf jika selama pelaksanaan lomba masih ada yang kurang berkenan di hati seluruh peserta.
Kali ini di utama Minggu 225 peserta dan 232 di utama Junior Ring, serta Galatama membuat peta persaingan jadi lebih menarik. Misalnya, digelaran utama junior dan Galatama Perang Bintang (PB) pertarungan sangat sengit.

H SAM (KIRI) SERAHKAN TABANAS. Selamat ya…

Berkat persiapan maksimal team tuan rumah yakni Golden Boy dan Marlboro, milik Argent team akhirnya sukses meraih juara pertama dan runner up di utama junior.
Sementara di seri Galatama junior dan senior ‘Jum’at siang, Roma juga tampil ciamik, dalam kondisi top form pembalap andalan Royal Platinum dijoki Ardy asal Klaten mampu menahan ambisi Superman milik HS Team di Seri PB. Sedangkan di Seri D pembalap team Argent Atlantik juga berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Alexis milik HS Team Jakarta.
Sementara di lomba utama dimulai pukul 13.00 WIB, dengan 225 pembalap. Sejak awal dimulainya babak pertama lomba langsung menarik perhatian. Di babak ke 5, Romeo Vs Leonard Bandung dimenangkan Romeo, milik Karya Kita Klaten. Kancil milik Dicky Vs Yulian juga sukses meraih kemenangan mutlak.
Tepat pukul 16.45 WIB babak ke 6 tinggal 9 pembalap, kali ini Btg Castila, milik Yusak bye. Terbangan pertama Btg Laga, milik H Aziz belum mampu berbuat banyak dan harus menyerah oleh Warisan milik Ari Jakarta.

AKIU (TENGAH) BERSAMA MANIA JABAR. Puas di runner up

Sedangkan Golden Boy dan Kancil sukses mematahkan pertahanan rival-rivalnya dengan mantap. Pukul 17.15 wib partai final dijalankan, kedua joki telah siap dengan baik, penonton yang berada dipinggir lapangan terlihat agak khawatir dan sedikit tegang.
Tapi sayangnya, menginjak 300 meter dari joki pembalap terlihat tidak saling tempel ketat (tidak gandeng). Akhirnya, Kancil dengan aman melaju mulus ketangan joki RR dan berhasil memenangkan.
Dengan kemenangan ini merupakan yang pertama kalinya bagi Kancil anak Katrina milik Dicky Pawang Setiawan di kelas Nasional. “Bangga, Kancil mampu meraih prestasi terbaik di Nasional dan kemenangan ini juga berkat kerjasama dan kekompakan team,” ungkap Tiar, sang pelepas.


Pada kesempatan yang sama Akiu bos Argent team menyatakan, Kancil memang pembalap bagus dan mantap. Dan kami bangga Golden Boy dari indukan Gundala dan Ramadan Asterik meski masih relative muda mampu tampil menarik. “ Semoga Golden Boy, Marlboro, Atlantik dan lainnya terus tetap eksis mermaikan lomba merpati balap di tanah air,” tandas Akiu di bibir lapangan.

Advertisement

Post Comment