Kapal Api Jadi Jawara ke-4 LJB’19 Sesi II
Berita

Kapal Api Jadi Jawara ke-4 LJB’19 Sesi II

Menjadi jawara di LJB’19 Sesi II tidak-lah mudah. Sampai putaran ke-4, tiap jawara utama Minggu selalu berganti. Diputaran ke-4 Situbondo (13/10) trek balap Nyiur Cangka Panji, pembalap tuan rumah mampu mengkandaskan ambisi tamu asal Pasuruan, siapa lagi kalau bukan Lucifer, milik Gepeng joki Jono.

PARA JAWARA. Selamat ya….

Itulah gambaran sekilas lomba “Liga Jatim Bersatu (LJB) 2019” di trek balap Nyiur Cangka Panji Situbondo. Lomba dimulai di Galatama 500 meter panitia menggelar 28 seri sudah termasuk junior ring 2019. Perang Bintang (PB) senior junior terisisi 85%, di PB senior dua pembalap berbagi tabanas dan point karena satu daerah yakni Lucifer milik Gepeng dan Sinar Muda milik H Azis.
Sedangkan di junior kali ini pembalap milik Didit Sampang mengkandaskan ambisi Tanus milik Daniel Bondowoso. Dengan demikian sang juara PB junior ring 2019 disabet oleh Elang.
Begitu juga di Galatama 800 meter, panitia menggelar 28 seri plus junior. Di PB senior dan junior juga tergelar dengan jumlah peserta penuh. Di senior lagi-lagi tabanas dan point dibagi rata, namun kali ini Sinar Muda Vs Viral milik Isso Team Blega Bangkalan.

SEMANAT JOKI KAPAL API. Los nggak rewel… (Kapal Api,red)

Di junior Moca milik BM Team Banyuwangi mengkandaskan Aventador milik Agung Jember. “Melihat kualitas terbang pembalap seri PB luar biasa. Apalagi di junior (pembalap muda),” tutur mania senior Situbondo yang salut akan kualitas perkembangan pembalap di Jawa Timur kepada beritamerpati.com.
Jika seperti ini, sambunag dia, maka di lomba nasional ke depan, pembalap Jatim bakal lebih kuat dan sangat-sangat dijagokan mampu meraih juara, baik itu di seri-seri maupun di utama Junior dan senior.
“Ya kita lihat nanti di nasional Sidoarjo putaran depan,” tambahnya.

PARA FINALIS. Jaga sportivitas dan fair play

Sementara di lomba utama Minggu, penitia mengumpulkan 248 peserta plus daftar ulang. Pembalap kaliber nasional tumplek blek. Hanya saja, sang juara dan runner up di 6 th Anniversary Sumenep yakni Genio milik Tejo P asal Pamekasan dan Ubud milik KHRM asal Bali tak hadir. Mungkin lagi menyiapkan guna turun di lomba nasional Sidoarjo.
Meski tak turunnya dua jawara 6 th Anniversary Sumenep, persaingan sengit makin ketat. Ini dibuktikan di 12 besar. Terbangan pertama Gandiwa milik H Azis mampu mengalahkan Moca, sang juara PB Galatama 800 meter.

JOKI & CREW KAPAL API. Tak sangka sabet juara utama minggu.

Disamabung kedua Mercy Sampang mengalahkan Bakayaro Banyuwangi, meski saat itu joki Bakayaro protes, namun hasil di meja protes Bakayaro tetap diputus kalah. Joki pun menerima keputusan hakim juri.
Terbangan ketiga, Kapal Api, Vs Terbit. Pembalap kelas milik H Azis pun harus lengser dengan Kapal Api, setelah lewat sprint dan tembak ditangan, Terbit pun menyerah.
Keempat, Sergap Situbondo kalah dengan Lucifer, terbangan kelima, Peterpan Surabaya kalah dengan Jamalu Situbondo dan terbangan terakhir Kuda Besi Banyuwangi harus duduk manis setelah kalah Vs Blak Mamba Surabaya.

MNERIMA TROPI DAN TABANAS.

Babak ketujuh dijalankan. Kali ini tiga terbangan. Terbangan pertama, lagi-lagi pembalap milik Gepeng Pasuruan melakukan sprint cepat dan tembak keras di tanga joki, Mercy yang sebelumnya mengalahkan Moca harus bertekuk lutut dan mengakui kualitas Lucifer dan menuju ke semi final.
Kedua, Gandiwa yang digadang-gadang oleh SMA Team Pasuruan juga harus kandas setelah kalah dengan Kapal Api. Dua pembalap SMA Team tumbang di tangan Kapal Api dan yang terakhir Jamalu Vs Black Mamba. Kali ini Jamalu menang menuju ke semifinal.

DUKUNGAN PENONTON. Terima kasih atas ketertiban dalam menonton lomba.

Karena sisa tiga pembalap, maka dilakukan pengundian, kali ini Lucifer mendapat bye dan Kapal Api Vs Jamalu. Apa yang terjadi selanjutnya?
Jamalu yang sebelumnya memiliki kualitas terbang kencang dan tembak keras di tangan joki, harus mengakui pembalap satu daerahnya. Kapal Api pun melakukan sprint cepat dan menghadang laju Jamalu. Ini terlihat mendekati sekitar 100 meter dari joki. Lagi-lagi sprint cepat Kapal Api dipertontonkan dan berakhir dengan kemenangan Kapal Api.
Tepat pukul 16.15 wib, partai final di terbangkan. Lucifer yang diprediksi banyak penonton lebih unggul dan bakal mengalahkan Kapal Api, karena kualitas terbang dan tembak Lucifer sebelumnya, membuat lawan yang menghadang harus tumbang. Namun apa yang terjadi sebenarnya. Setelah lepas dari tangan pelepas, kedua pembalap langsung menuju ke finish, tempel ketat sampai ditengah lomba. Lucifer yang memiliki kualitas terbang luar biasa, kali ini harus sedikit kuwalahan. Kapal Api yang sebelumnya tidak dijagokan, melakukan perlawanan ketat.
Menginjak sekitar 200 meter dari joki, keduanya masih tempel ketat, meski sedikit mentang. Lucifer yang sebelumnya mendapat bye tak menjamin terbang lebih bagus, sebaliknya Kapal api melaju kencanag.
Melihat betina diayunkan oleh joki, Kapal Api melakukan sprint cepat dan menginjak sekitar 5 meter dari joki, Kapal Api langsung melakukan tembakan keras. Begitu juga dengan Lucifer. Namun, tembakan Lucifer tak seperti apa yang diharapkan. Kapal Api lebih dulu hingap dan let saat itu menunjuk Kapal Api sebagai pemenang dan berhak atas juara pertama.
Selamat Kapal Api, anda layak menjadi bintang lapangan di LJB’19 Sesi II Putaran 4 Situbondo.
Dengan kemenangan Kapal Api, maka lomba ditutup oleh Kasi lomba Pengda PPMBSI Jawa Timur Lalak Saputra dalam hal ini mewakili panitia lomba mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan peserta lomba dan mohon maaf jika ada khilaf dalam perjalanan lomba. Sampai berjumpa di lomba nasional Sidoarjo trek balap Sawohan tanggal 25-27 Oktober 2019.

Advertisement

Post Comment