LOKALAN DI KAMAL; Anak Mas Sampang Menang Telak
Berita

LOKALAN DI KAMAL; Anak Mas Sampang Menang Telak

Advertisement

Meski kondisi belum kondusif terhadap virus Covid-19 dan melajunya new normal, lomba merpati balap di Jawa Timur terkadang belum bisa digear dengan normal. Salah satunya lomba berhadiah lebih dari Rp 10 juta. Dari sini, Penglok PPMBSI Bangkalan yang dikomandani oleh Jayus, mencoba untuk menggelar lomba lokal dengan total Rp 10 juta.

BABAK PENYISIHAN. Persaingan makin ketat.

Lomba yang dijalankan mulai tanggal 28-30 Agutus 2020 di trek balap Desa Pandebeh Bangkalan ini didukung penuh oleh mania andhokan di Bangkalan dan Madura lainnya.Terbukti pesertnya ada yang dari Pamekasan dan Sampang. Meski bisa dihitung dengan jari, dibanding dengan tuan rumah, namun persaingan di trek balap cukup sengit.

SANG JUARA PERTAMA. Sampang mampu kalahkan tuan rumah.

Di lomba Galatama hari Jum’at, panitia lomba mengumpulkan 15 seri lebih. Partai bergengsi yakni Perang Bintang mulai senior dan junior tergelar, meski jumlah peserta tidak penuh. Begitu juga di lomba Galatama 800 meter, panitia juga menggelar sekitar 10 seri lebih. Sebab, di hari ini juga digelar lomba junior ring Jatim 2020 dengan jumlah 174 peserta dengan total hadiah Rp 3 juta.
“Jumlah diluar dugaan dari panitia lomba, peserta ring Jatim 2020 sekitar 174 sudah daftar ulang,” tegas Jayus, kepada beritamerpati.com di trek balap.

JUARA RUNNER UP. Belum rejekinya.

Di uatam junuor, kali ini sang juara disabet oleh Merdeka, pembalap milik mania Surabaya dengan joki Haki dari tim HS Team Kamal. Setelah mengkandaskan lawan kuatnya yakni Gajah Mada yang juga dari Surabaya.
Tak hanya di utama junior ring Jatim 2020, peserta di lomba utama sekitar 170. Jumlah sedikit turun dibanding dengan utama junior ring jatim 2020, karena banyak bebera mania tak kembali di lomba utama Minggu. Sehingga jumlah peserta turun menjadi 170-an.

SUASANA LOMBA. Tuan rumah dominasi peserta.

Lomba dimulai pukul 13.30 wib berjalan lancar. Babak demi babak dilalui dengan lancar, meski ada protes, namun dijalankan dengan baik. Kedua joki merasa puas dari hasil putusan hakim juri.
Yang cukup menggembirakan, partai final akhirnya tergelar pukul 16.30 wib. Cuaca panas dan terang benderang membuat finalis yakni Anak Mas dan Gundaling saling beradu kecepatan di udara.
Ini terlihat sejak tengah lomba. Namun menginjak 200 meter dari lomba Anak Mas mulai melaju meninggalkan sang rival. Akhirnya, Anak Mas tembak sempurna ke joki Imam dengan tepat. Seperkian detik itu pula, baru Gundaling hinggap ke tangan joki.
Kemenangan telak Anak Mas, membuat pembalap asal kota Sampang ini meraih juara pertama. Selamat Anak Mas, Anda layak mendapat bintang atas sprint cepat dan tembak keras di tangan joki.

 

Advertisement

Post Comment