Maron Jawara Sejati di Sofyan Permana Cup’19 Sampang
Berita

Maron Jawara Sejati di Sofyan Permana Cup’19 Sampang

Advertisement

Perjuangan Maron tak sia-sia di “Sofyan Permana Cup 2019” trek balap Ragung Sampang (8/7). Sejak babak awal digulirkan, pembalap milik GG Team Surabaya ini solit untuk dikandaskan. Alhasil, Maron dinobatkan sebagai jawara sejati, setelah di final mengkandaskan ambisi Super Hero milik Gepang Pasuruan.

MARON (KIRI) & FINALIS. Maron luar biasa.

Lomba dalam rangka 3 th Anniversary Sertu Emas Sampang dengan titel “Sofyan Permana Cup 2019” sukses besar. Di Galatama 500 meter, panitia mampu menjalankan 62 seri (18 seri umum, 24 seri ring 2018 dan 20 seri ring 2019). Jumlah yang menakjubkan ini akhirnya hanya mampu diselesaikan sampai semi final dan sebagian besar final.
Menurut Anam, ketua lomba, banyaknya jumlah seri tak luput dari maraknya dunia andhokan di Kabupaten Sampang. Sehingga ketika mendengar lomba besar dengan total Rp 75 juta dengan pendaftaran Rp 100 ribu mania yang ada di desa-desa turun gunung semua. Mau tidak mau jumlah peserta membludak.

JAMAL MENERIMA TROPI. Pembalap lama muncul kembali.

“Menurut saya, baru kali ini jumlah seri dalam satu hari mencapai 62. Jika dijumlahkan, maka 16 pembalap dikalikan 62 seri sudah 992 peserta (hampir 1.000 peserta),” tandas Anan kepada beritamerpati.com.
Di lomba ini pula, sambung ketua Penglok PPMBSI Sampang juga digelar lomba lelangan dengan 27 peserta dan total hadiah Rp 10 juta.
Di hari berikunya yakni Galatama 800 meter, kembali panitia mendulang sukses, meski ada lomba utama junior dengan total hadiah Rp 15 juta dengan pendaftaran Rp 20 ribu tak mampu diselesaikan, karena saat itu waktu sudah malam, tinggal tujuh pembalap tidak diterbangkan.

JONO BERSAMA TIM. Puas di runner up.

Lomba dengan pendaftaran Rp 20 ribu ini sempat tersendat, karena panitia tidak membuka mulai hari Jum’at sore, karena tidak ada sinyal bahwa dana hadiah Rp 15 juta dari PPMBSI Pusat. “Kalau total hadiah Rp 15 juta dan pendaftaran Rp 20 ribu, maka BEP panitia 750 peserta. Apa ada jumlah seperti ini, apalagi di hari itu juga dibuka seri-serian ,” tandas Anam.
“Setelah ada sinyal bahwa jika kekurangan hadiah dari total pendaftaran ditanggung oleh PPMBSI Pusat, akhirnya lomba dijalankan. Al hasil, tersisa 7 pembalap dan tidak diterbangkan,” tambah Anam.
Sementara Galatama 800 meter panitia juga mendulang sukses dengan 42 seri (672 peserta) sudah termasuk Perang Bintang (PB) umum, ring 2018 dan 2019. Lagi-lagi hanya bebera seri yang mampu terselesaikan, sedanglan lainnya juara bersama.

TIM GG SURABAYA. Bakit kembali setelah lama absen.

Kesuksesan didua hari lomba, di utama minggu dengan total hadiah Rp 75 juta panitia kembali sukses. Setelah hari Sabtu sore pendaftaran dibuka, sekitar 426 kartu pendaftaran terjual dan langsung kartu pendaftaran dikumpulkan. Selebihnya di hari minggu dan daftar ulang. Ditotal semua sekitar 582 plus daftar ulang.
“Terima kasih kepada mania andhokan Jawa Timur, Madura dan blok barat serta tengah. Dengan dukungan anda lomba “Sofyan Permana Cup 2019” dan 3 th Anniversary Sertu Emas berjalan sukses. Mohon maaf jika dalam perjalan lomba ada crew panitai khilaf,” tandas H Holberi, bos Sertu Emas kepada beritamerpati.com di trek balap.
Tepat pukul 11.00 wib lomba digulirkan. Babak demi babak pun dijalankan, kali ini panitia harus ektra keras di dua babak yakni pertama dan kedua. Sebab, dua babak ini merupakan kunci sukses keberhasilan lomba, meski jumlah berapa pun peserta. Tepat, sesuai harapan, babak kedua selesai pukul 13.45 wib, babak ketiga digulirkan sekitar pukul 14.10 wib, lomba berjalan lancar, meski ada beberapa peserta kurang puas dari hasil putusan juri dan berakhir di meja protes.

TEVES TEAM BONDOWOSO. Mario belum beruntung.

Lagi-lagi kualitas kamera dan operator yang tak diragukan, banyak protes peserta harus kalah dan sesuai dengan keputusan juri. “Mulai Jumat sampai Minggu ada belasan pemrotes kalah di meja protes,” tegas Sandono, hakim juri yang ditunjuk oleh panitia lomba.
Menginjak babak ke 6 dimana tinggal 13 terbangan. Terbangan terakhir bye. Di babak selanjutnya tinggal 7 terbangan, kali ini pembalap luar Jatim tinggal 2, lainnya dari Jawa Timur.
Tepat pukul 16.40 wib, babak ke 7 dimulai, kali ini tinggal empat terbangan, terbangan ke empat bye didapat oleh Super Hero Pasuruan.
Terbangan pertama, Maron Vs Jagal. Kali ini Jagal harus menelan pil pahit kalah tembak oleh Maron. Terbangan kedua, Krakatau Solo Vs BRI Malang. Krakatau milik Bhisma Team Solo dengan joki barunya Jujun mampu mengkandaskan BRI dan melaju ke babak semi final.

H HOLBERI (KIRI) BERSAMA LALAK KASI LOMBA PENGDA JATIM. Terima kasih dukungannya.

Terbangan ketiga King MRB Vs Sinar Muda Pasuruan. Pembalap milik SMA Team Pasuruan ini tak mampu melanjutkan ke babak semifinal dan dilanjut oleh King MRB.
Karena tinggal empat pembalap, panitia langsung menerbangkan,Tepat pukul 17.05 wib partai semifinal pun dijalankan. Kali ini terbangan pertama Super Hero Vs Krakatau. Super Hero lewat sprint dan tembaknya mampu mengalahkan Kratau. Terbangan selanjutnya Maron Vs King MRB. Lagi-lagi pembalap ring GG ini sulit untuk diteluk, setelah mendekati tengah lomba, pembalap milik H Dul mulai merenggang dan melakukan sprint cepat.

BAGI-BAGI DOORPRISE. Terima kasih panitia.

Apa yang terjadi?
Akhirnya Maron dengan kekuatan supernya mampu mengalahkan King MRB dan melaju ke babak final berhadapan dengan Super Hero. Lagi-lagi lomba besar dengan total Rp 75 juta ini grand final dimiliki oleh pembalap Jawa Timur. “Luar biasa,” ucap beberapa penonton yang ada di bibir garis finish.

REKAP LOM,BA. Fair play

Tepat pukul 17.15 wib, partai final digulirkan. Kali ini Maron tak mau kesempatan emas dibuang sia-sia, meski Super Hero memilikikualitas sprint cepat dan tembak keras di tangan joki. Setelah lepas dari tangan pelepas, kedua pembalap melesat kencang. Menginak tengah lomba, keduanya tempel ketat. Namun, sampai jelang 300 meter, Maron mulai merenggang dan tak mau ditempel ketat.
Dari sinilah, kualitas Maron dipertontonkan sprint cepat dilakukan. Mendekati 50 meter dari joki, Maron mulai meninggalkan Super Hero yang mana sebelumnya tenaga dikuras habis-habisan saat bertarung lawan kuatnya. Akibatnya, Maron dengan santainya terbang sendiri dan melakukan tembakan tepat pada tangan joki.
Menanglah Maron dan sekaligus dinonbatkan sebagai jawara sejati di 3 th Anniversary Sertu Emas sekaligus di “Sofyan Permana Cup 2019”. Sampai jumpa di “Liga Jatim Bersatu 2019” trek balap Gambiran Genteng Banyuwangi 20-22 Juli 2019 total hadiah Rp 45 juta.

Advertisement

Post Comment