Pirates Lambungkan Nama Lumajang di Pentas LJB’19 Jember
Balap

Pirates Lambungkan Nama Lumajang di Pentas LJB’19 Jember

Advertisement

Lagi-lagi pembalap blok timur Jawa Timur tepatnya daerah Lumajang memunculkan pembalap kualitas Super guna menyabet juara pertama di utama minggu (3/3). Pirates, pembalap milik Galena Team, Joki Rizal tepat pukul 17.35 wib mampu mengkandaskan ambisi Big Cola, pembalap tuan rumah milik Parto di trek balap Jatigowok Jember. Lewat sprint cepat dan tembak keras tepat di tangan joki, membuat Pirates dinobatkan sebagai juara sejati.

PARA JAWARA PUTARAN 2 JEMBER. Selamat ya…..

Pertarungan sengit tak hanya terjadi di lomba utama minggu dengan 272 Peserta. Di Galatama 500 meter, panitia juga menyediakan junior ring 2018 dan 2019. Dua ring tahun ini membuat peserta lebih puas. Sebab, yang bertarung merupakan pembalap seusianya.
“Batasan ring tahun, membuat lomba terlihat fair play. Pembalap yang masih satu usia bertarung. Pembalap kualitas super itulah yang bakal menjadi juara. Tidak ada ketimpangan segi usia, sehingga mantap kalau dilihat,” tutur salah satu peserta lomba kepada beritamerpati.com.

SANGJAWARA SEJATI. Pirates pantas jadi juara.

Saya berharap, cara seperti ini tetap dijalankan di lomba “Liga Jatim Bersatu (LJB) 2019” di putaran berikutnya. Panitia harus menyendirikan seri-seri batasan usia pembalap dengan melihat dari ring PPMBSI yang ada dikaki pembalap. “Bila pembalap juara di seri tersebut, terasa puas,” tambahnya.
Di Galatama 500 meter panitia menggelar 26 seri sudah termasuk seri junior ring 2019 dan 2018. Jumlah yang cukup lumayan banyak dibanding dengan lomba lainnya ini, menjadikan LJB’19 tak terpengaruh dengan lomba besar lainnya, meski dari segi hadiah kalah besar.

PARTAI FINAL. Akhirnya, tuan rumah harus mengakui pembalap tamu.

Di seri Perang Bintang (PB) senior kali ini juara disabet oleh Phoenix Petrus milik Ahong Pamekasan, sedangkan di runner up disabet oleh Rudianto Umbulsari Jember. Sedangkan di PB Junior juara bersama disabet oleh Pancali milik BM dan Top One milik Bagus Win, keduanya dari Banyuwangi.
Sementara di lomba utama minggu, kali ini panitia memperoleh 272 peserta. Jumlah lebih dari cukup ini diterbangkan pukul 11.25 wib. Babak demi babak dijalankan, setelah babak kedua selesai dan babak ketiga nomer pelepasan sudah dibagikan, serta pelepas mulai berangkat (pukul 13.30 wib) turun hujan deras disertai angin kencang.
Otomatis, panitia menghentikan jalannya lomba. Setelah ditunggu kurang lebih dua jam (15.30 wib), hujan reda dan lomba diteruskan, meski gerimis kecil membasahi trek balap Jatigowok. “Jalan terus, kita tuntaskan sampai ada juaranya,” celetuk beberapa peserta dibawah tenda sebelah kanan panitia.

CREW PANITIA ISTIRAHAT. Tunggu hujan reda.

Bapak ketiga selesai kurang lebih 25 menit dengan 37 terbangan. Tepat pukul 16.15 wib, bapak ke-4 diterbangkan dengan 20 terbangan. Terbangan terakhir bye. Ada satu protes, yang akhirnya tetap dimenangkan oleh pembalap yang ditunjuk oleh juri (yang diprotes). Setelah selesai, lomba pun kembali dilanjut dengan 6 terbangan (ada yang drow).
Sekitar pukul 16.55 wib, bapak ke-5 dijalankan. Lagi-lagi perang sengit di angkasa dipertontonkan oleh kedua pembalap. Terbangan pertama Badai Stb Vs Damar Bali, berakhir drow (keduanya masuk ke babak selanjutnya). Terbangan ke dua, Mahesa Bwi Vs Turbo Ambulu dimenangkan oleh Mahesa. Terbangan ketiga Hitam Putih kandas di tangan Top One Bwi. Ke-4 Phoenix Sigit mengakui keunggulan Pirates Lumajang. Kelima, Gadis Nakal Vs Satrio yang dimenangkan oleh Gadis Nakal. Terakhir Doser Bwi kalah dengan Big Cola Jember.
Karena tingal tujuh pembalap, maka ada satu pembalap drow, kali ini didapat oleh Damar. Terbangan pertama Mahesa kandas Vs Big Cola. Terbangan kedua, Badai juga tak mampu kandaskan Gadis Nakal, Gadis Nakal melaju ke semifinal. Dan terbangan ketiga, Pirates kandaskan Top One.

SUASANA HUJAN SELAMA 2 JAM. Harus break, tapi ada juaranya.

Karen tinggal 4 pembalap, maka semi final tidak ada lagi bye. Terbangan pertama Gadis Nakal tidak terbang, karena setelah lepas dari tangan joki, Gadis Nakal kembali ke sangkar pelepas, sehingga Big Cola terbang sendiri. Terbangan selanjutnya, Pirates lewat kemampuan terbang dan tembak luar biasa, mengkandaskan Damar. Hanya beda seperkian detik, Pirates mempertontonkan kehebatannya melaju ke final.
Karena tinggal dua pembalap, tepat pukul 17.30 wib, kedua finalis berangkat ke start dan pukul 17.35 wib keduanya lepas dari tangan joki. Lagi-lagi perang sengit dipertontonkan oleh kedua pembalap. Menginjak tengah lomba keduanya terbang rendah dan saling kuntit. Lagi-lagi, Pirates tak mau membuang kesempatan meraih juara di putaran kedua.
Apa yang terjadi? Pirates dengan tenaga yang tersisa melakukan terbang kencang dan berakhir dengan kemenangan dan let yang dipimpin oleh Mat Pencak Probolinggo memutuskan Pirates sebagai pemenang dan sekaligus dinobatkan sebagai juara sejati, meski sebelumnya kedua finalis tidak mau terbang, hadiah dan point minta dibagi.
Atas ketegasan panitia, dalam hal ini Kasi lomba Pengda PPMBSI Jatim Lalak Saputra, karena kondisi cuaca masih bagus dan lain daerah, serta lain pemilik, maka harus tetap terbang. Al hasil, keduanya pun mau terbang dan sang juara disabet oleh Pirates dengan point penuh 160.
Segenap panitia, mengucapkan banyak terima kasih kepada para peserta lomba yang mendukung jalannya lomba, sehingga lomba tergelar sukses, meski sempat berhenti dua jam. Mohon maaf jika ada khilaf dalam perjalanan lomba. Sampai berjum diputaran ke-3 trek balap Kalianyar Bangil Pasuruan 15-17 Maret 2019.

Advertisement

Post Comment