PJN TEAM BLEGA; Padukan Trah Reno & Rangkas
Pos

PJN TEAM BLEGA; Padukan Trah Reno & Rangkas

Advertisement

Meriahnya lomba “Liga Jatim Bersatu (LJB) 2018” merambah ke mania andhokan di Jatim dan Madura. Sebab, terasa ampang jika pembalap tidak turun di event ini. Apalagi mampu meraih juara. Prestasi daerah serasa nasional. Itulah kualitas lomba LJB belakangan.
Ini biasa dibuktikan di lomba nasional 2018, para juara mayoritas disikat oleh pembalap timur. Sebut saja Ascobar, pembalap asal kota Pamekasan ini di nasional “Lindu Aji Cup 2018” Semarang, 3 besar dikuasai oleh pembalap Jawa Timur. Al hasil, Ascobar dinobatkan sebagai jawara sejati.

AS TERIMA TROPI. Alhamdulillah masul 10 besar LJB’18 Sidoarjo.

Tak hanya itu saja, tim-tim besar lainnya yakni SMA Team Pasuruan, Langgeng Team Malang dan masih banyak lagi, mampu meraih sukss di lomba nasional. Dari sinilah, tim-tim tengah ke atas Jawa Timur mulai mengumpulkan beberapa pembalap jagoannya untuk berlaga di LJB 2019.
Kali ini dilakukan oleh tim dari Bangkalan yakni PJN (Panjalinan) team yang dinahkodai oleh Muhlisin. Bapak tiga anak ini belakangan mulai membangun beberapa pembalap jagoan yang masih trah Reno, pembalap kuat asal Jakarta milik Farel Team. Denghan mengacu trah darah ini, bebera pembalap yang dijokinya juga mumpuni meraih prestasi meski di seri galatama.
“Turun di lomba dengan tim sendiri baru dua tahun berjalan. Sebelumnya bergabung dengan Muksin di Jakarta. Karena ingin balik ke desa yakni di Desa Penjalinan Kecamatan Blega, akhirnya kita putuskan pulang kampung. Tak lama kemudin mencoba mencalonkan Kades dan terpilih tepatnya tahun 2015,” aku Muhlisin kepada beritamerpati.com di rumahnya Desa Panjalinan Blega.

PELOR. Sang juara 10 besar.

Di awal tahun 2017, melihat perkembangan dunia merpati makin semarak, apalagi diputar Liga Jatim Bersatu, rasa tertantang untuk memiliki pembalap jawara pun muncul. “Karena sudah berpengalaman turun di dunia andhokan, meski sebagai pendamping Muksin, dan tahu betul akan kualitas trah darah Reno, kira ambil trah darah ini,” tandas mania yang baru berumur 40 tahun ini.
Tak puas dengan trah darah Reno, di lomba Nasional “Lindu Aji Cup” 2018 bulan lalu, belanja piyikan lewat lelangan. Tepatnya yang dipilih ring Rangkas. Pembalap ring Rangkas, kualitasnya di trek balap tak diragukan lagi. Ini terbutki di lomba-lomba nasional mampu masuk di 10 besar.
“Mudah-mudahan dua piyikan hasil lelangan di Semarang ring Rangkas bisa mengangkat nama PJN Team di lomba nasional, terutama lomba perdana 2019 di Lumajang,” harapnya.
Diakhir perbincangan dengan beritamerpati.com, Muhlisin pun mengatakan, di tahun 2019 siap turun gunung lewat PJN Team Blega di lomba besar, terutama Liga Jatim dan nasional.

PRESTASI PEMBALAP
PJN TEAM BLEGA 2018
1 Anak Mas Juara II Seri C Junior 500 meter LJB’18 Pamekasan
2 Pelor Juara IX Utama Minggu LJB’18 Sidoarjo
3 Pelor Juara II Seri K 1000 Meter Nasional Pasuruan

Advertisement

Post Comment