Pusat Gelar Lelang di Nasional’18
Berita

Pusat Gelar Lelang di Nasional’18

Disela-sela menghadiri Rakerda Pengda PPMBSI Jatim,Sekjen PPMBSI Pusat membuka wacana tentang lelangan merpati piyik di lomba nasional 2018, yang bakal berlansgung diputaran ketiga sampai kelima sesi pertama nasional 2018-2019.
Menurutnya, setiap peternak yang membawa merpati lelangan akan didaftarkan ke panitia lelang dan tiap ekornya membayar Rp 400 ribu. Dengan asumsi, harga dasar lelang Rp 1 juta. Dari harga dasar ini akan kita naikkan berdasarkan pasar saat itu. Jika nantinya harga lebih tinggi, maka total harga 60% masuk ke peternak dan 40% masuk kepanitia lelang.
Dengan rincian, missal dana masuk Rp 100 juta, maka Rp 60 juta ke peternak (pemilik merpati). Sedangkan Rp 40 juta akan kita bagi Rp 25 juta untuk hadiah lomba merpati lelang jarak 200 meter lima putaran disesi kedua (2019). Jadi setiap putaran ada Rp 5 juta buat hadiah lomba.
Sedangkan Rp 10 juta untuk subsidi ke penggelar lomba. Jadi setiap penggelar lomba merpati lelang mendapat Rp 2 juta. Dan Rp 5 juta lagi diberikan kepanitia lelang. Dalam hal ini panitia yang mengurusi lelang sampai hal lomba 200 meter disetiap putaran sampai selesai.
“Panitia lelang bertanggung jawab mulai lelang dimulai sampai lomba 200 meter dijalankan,” tandas bos Makita Team.
Tak hanya itu, sambung dia, di lomba utama 200 meter merpati lelang yang hadiahnya Rp 5 juta, ditambah oleh PPMBSI Pusat Rp 5 juta, sehingga total lomba merapti lelang Rp 10 juta. Meski dengan jumlah berapa pun pesertanya, tetap dikeluarkan Rp 10 juta. Untuk sampai berapa jumlah juara yang mendapat hadiah,akan kita bicarakan di Rakernas Malang nanti
Terus, bagaimana dengan merpati yang tidak laku, padahal sudah setor ke panitia lelang Rp 400 ribu?
Untuk merpati yang tidak laku, panitia akan memulangkan lagi kepeternaknya saat itu, dengan mencatat nama ring dan nomernya. Juga ring PPMBSI-nya. Selanjutnya, panitia lelang akan menjualnya via facebook. Jika laku, maka peternak tersebut yang mengirim via paket ke pembeli dengan biaya kirim dari peternaknya.
Bila sebaliknya tetap tidak laku, maka merpati tetap milik peternak dan uang Rp 400 ribu tidak bisa ditarik. Sebab, merpati ini bisa ikut di lomba merpati lelang 200 meter dengan biaya gratis di tahun 2019 dengan lima putaran.
Tak hanya itu saja, merpati ini bisa mengikuti lomba merpati lelangan 200 meter selama dua tahun yakni sampai tahun 2020. “Dengan kata lain, boleh ikut sampai dua tahun tanpa mengeluarkan biaya pendaftaran,” tandas Sekjen PPMBSI Pusat.

Advertisement

Post Comment