Sarang Walet sebagai Penguat Tulang & Stamina
Tips dan Tricks

Sarang Walet sebagai Penguat Tulang & Stamina

Di dunia kedokteran, sarang burung walet sudah tak asing lagi. Bahan yang terbuat dari liur burung emas ini sangat multi guna bagi kesehatan tubuh mahluk hidup, salah satunya bagi merpati balap. Di merpati sarang walet lebih banyak membantu pertumbuhan tulang dan membuat stamina menjadi lebih prima. Tidak percaya? Bisa dibuktikan.
Mahluk yang ludahnya begitu berharga itu tak lain dan tak bukan adalah burung walet. Lewat air liurnya yang kental burung walet membuat sarangnya.
Dewasa ini di dunia dikenal dua jenis sarang burung walet yakni sarang burung walet yang dipanen di gua-gua, di pegunungan dan diatap rumah tua, atau lebih populernya sebagai sarang burung walet rumahan.

DI TREK BALAP. Stamina bisa lebih gres.

Burung walet membuat sarangnya di atap rumah tua biasanya telah dibudidayakan oleh keluarga atau perusahaan yang menjalankan bisnis seperti ini sejak lama.
Karena sifatnya yang alami dan langka, banyak pemanen sarang burung walet yang menemui ajalnya setiap tahun saat memanen di gua. Harga jual sarang burung walet gua jauh lebih mahal dibandingkan sarang walet rumahan. Di pasaran juga dikenal istilah sarang burung walet bersih dan kotor. Yang bersih adalah sarang burung walet yang sudah dicuci dan dibersihkan serta siap untuk dimasak.
Menurut beberapa ahli dari China, Yan Wo begitu namanya dilafalkan dalam bahasa Mandarin, kandungan gizi sarang burung walet yang tinggi membuatnya dipercaya memiliki khasiat sebagai aphrodisiac.
Banyak sinshe dan ahli pengobatan China tradisional yang mencampurkan sarang burung walet ke dalam tonik penguat. Belakangan sup sarang burung walet dikemas dan diproduksi secara modern sebagai salah satu tonik penambah energi. Ini bila dikonsumsi oleh manusia. Sayang harganya sangat mahal.
Adapun khasiatnya. Sarang burung anggota famili apodiae ini memberikan kesegaran dan bahkan untuk menjaga kesehatan dan kesegaran tubuh. Serta meningkatkan vitalitas.
Ini sangat diperlukan bagi pembalap jantan. Sebab, dengan vitalitas yang tinggi, maka daya ngarat pembalap jantan akan lebih bagus. Secara tidak langsung akan menambah pacu kecepatan terbang, serta tembak masuk ke tangan joki.

KANDANG WALET. Model rumahan lebih disuka.

Menurut dr Cheng Ce, asal China, liur dari kelenjar glandula sub lingualis itu dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, bukan berarti mengobati penyakit. Sarang walet itu berfungsi sebagai food supplement ibarat multivitamin.
”Asupan sarang walet akan menstimulus kinerja organ-organ tubuh lebih baik. Kekebalan tubuh meningkat dan penyakit menyingkir,” tutur spesialis kanker dari Sekolah Kedokteran Tradisional di Propinsi Henan, Cina.
Jadi selain itu juga sarang burung walet mengandung protein yang berbentuk glikoprotein yang merupakan komponen terbesar selain karbohidrat, lemak, dan air. Jumlahnya mencapai 50 persen. Di tubuh, protein berperan sebagai zat pembangunan. Ia membentuk sel – sel dan jaringan baru serta berperan aktif selama metabolisme protein asal hewan diakui lebih gizi lantaran punya ikatan senyawa lebih kompleks dari pada protein nabati.
Mineral-mineral sarang walet tak kalah manjurnya untuk mendukung aktivitas tubuh. Ada enam mineral yang sudah diketahui seperti kalsium, besi, phospor, kalium dan natrium. Di dalam tubuh, kalsium berperan untuk pembentukan tulang.
Bagaimana dengan merpati balap?
Selama ini, banyak mania menggunakan satangburung walet sebagai jamu. Caranya dengan dilakukan penggelintiran. Bisa dalam bentuk pil atau sejenisnya. Terpenting, bisa dimasukkan ke dalam mulut merpati.
Tidak hanya itu. Juga bisa dikonsumsi pada merpati siap turun dilapangan. Namun, jangan sampai kelebihan. Sebab, bila over dosis, akan merontokkan bulu sebelum masa rontok. Ini yang dikhawatirkan. Mania bisa mengira-ngira sendiri.

Advertisement

Post Comment