Top One Kandaskan P Jagal di Final LJB’19 Put V Lumajang
Berita

Top One Kandaskan P Jagal di Final LJB’19 Put V Lumajang

Advertisement

Pertarungan hebat kembali terjadi di trek balap Wonorejo Lumajang 10-12 Mei 2019 lalu, di mana Top One asal Banyuwangi (sudah dibeli mania Sidoarjo) mampu mengkandaskan ambisi P Jagal asal Probolinggo. Lewat sprint cepat jelang 100 meter dari joki, akhirnya Pembalap ring Nocoment Banyuwangi ini memenangkan lomba dengan telak. Sekaligus Top One dinobatkan sebagai jawara LJB’19 putaran ke-5 Lumajang.

PARA JUARA 10 BESAR. Luar biasa, pantas jadi sang juara.

Melihat satu harus belum lomba digelar, Kamis malam kota plus kabupaten Lumajang diguyur hujan lebat. Rasa was-was dirasakan oleh panitia lomba dengan harapan lomba berjalan lancar dan berakhir sukses. Sebab, sudah satu kali putaran, tepatnya putaran ke-3 Pasuruan lomba LJB’19 tidak sukses akibat di Utama Minggu turun hujan dan lomba tergelar sampai babak kedua.
Setelah turun dari sholat Jum’at panitia langsung membuka pendaftaran lomba dan tepat pukul 13.00 wib lomba dijalankan. Sekitar 23 seri tergelar terdiri dari 7 seri di senior, kali ini tidak ada Perang Bintang (PB), 11 Seri di ring 2018 dan 5 Seri di ring 2019. Lomba berjalan lancar dan semua terselesaikan. Hanya beberapa seri bawah tabanas harus dibagi, karena keesokan harinya lomba masih digelar lagi.

TOP ONE MENERIMA TROPI JUARA I. Layak jadi bintang

Di PB Junior, Top One berbagi juara sama Portugis, karena final tidak diterbangkan. “Kita bagi saja-lah, besok masih ada lomba lagi. Terpenting sudah final,” pinta kedua joki.
Sedangkan di Galatama 800 meter, kali ini panitia menggelar 21 seri. Di seri bergengsi PB hanya di junior. Portugis kembali masuk final bersama Patas asal Jember. Kedua pembalap diterbangkan, Portugis mampu menyudahi ambisi Patas. Dengan kemenangan Portugis, Seri PB ditutup hanya di Seri Junior tanpa point.
Sementara di lomba Utama Minggu, panitia tak terlalu banyak meraup peserta hanya 200 peserta, itu sudah termasuk daftar ulang. “Bersyukur panitia bisa mendapat 200 peserta. Jumlah ini sudah diatas perkiraan panitia. Terpenting di 200 peserta muncul sang juara,” ucap Holik, Ketua Penglok PPMBSI Lumajang sekaligus penaggung jawab lomba LJB’19 Put V jelang babak kedua kepada beritamerpati.com

BENTAR TEAM BANYUWANGI. Sukses mengantar Top One sebagai juara.

Tepat pukul 12.30 wib babak pertama digulirkan perang sengit antar pembalap tak terelakkan. Ini terlihat dari sprint dan tembak pembalap yang melaju ke babak selanjutnya. Karena kalah di babak pertama, beberapa pembalap mulai mendaftarkan diri. Sekitar 36 peserta ikut di daftar ulang (DU).
Menginjak babak kedua, keinginan melaju ke babak ketiga pun kembali dipertontonkan oleh pembalap tuan rumah. Sedangkan pembalap tamu juga tak mau dianggap remeh. Lagi-lagi perang tembak ke tangan joki diperagakan. Top One, P Jagal, Sadam Husein, Mario, Lucifer, Tongkol Balap, Agen Sertu, Patas dan masih banyak lagi tak mau kesempatan terbang bersama lawan dibuang sia-sia. Setelah mendekati 500 meter, umumnya langsung turun dan melakukan sprint cepat.
Karena arah angin stabil, tembakan pembalap ke joki makin keras. “Pembalap LJB’19 kali ini luar biasa. Seperti melihat lomba nasional. Sprint cepat dan tembak keras di tangan joki mereka pertontonkan. Siapa yang memiliki stamina prima, lewat sprint dan tembak keras itulah bakal meraih juara,” celetuk mania asa Lumajang di bibir garis finish kepada beritamerpati.com.

H AMANG PASURUAN. Harus dibopong usai kedorong masuk sawah usai kemenangan Top One

Babak demi babak berjalan lancar meski ada beberapa ptotes, namun semua legowo menerima keputusan hakim juri. Ada dua protes yang berakhir kalah (keputusan seperti yang diputus juri).
Menginjak 11 besar, kali ini P Jagal Probolinggo mendapat bye. Terbangan pertama Tongkol Balap Vs Lucifer. Lucifer yang baru datang di Trek Wonorejo hari Sabtu langsung tancap gas. Tongkol Balap tak diberikan kesempatan sedikit untuk melakukan sprint dan tembak ke tangan joki. Akhirnya, Tongkol Balap kalah.
Terbangan ke-2, giliran Top One dengan sprint cepatnya sekitar 100 meter dari joki, Agent Sertu asal Sampang harus kalah telak. “Luar biasa Top One kali ini. Kelihatannya Top One yang bakal meraih juara di lomba LJB’19 Put V ini,” bisik mania Jember, yang selalu mengamati akan kinerja Top One.
Terbangan ketiga, lagi-lagi Mario milik Teves Team Bondowoso melenggang sendiri menuju ke joki, karena sang lawan Portugis berputar di pelepasan. Mau tidak mau Mario terbang sendiri. Giliran terbangan ke-4, Sadam Husen mengalahkan Samedur dan terbangan ke-5, Jagal Probolinggo mengalahkan Patas, milik Amore Team Jember.

TEVES TEAM BONDOWOSO. Puas diempat besar.

Karena sisa enam pembalap, panitia dengan mudah mengaturnya. Tidak ada lagi bye. Setelah dilakukan pengocokan oleh peserta yang pembalapnya masih ada, selanjutnya dibuka satu persatu. Terbangan pertama, Mario Vs Lucifer. Lagi-lagi pembalap dengan joki Jono milik Gepeng Pasuruan ini harus bertarung keras. Sebab, Mario merupakan pembalap tak mudah ditekuk. Apalagi Sprint dan tembaknya di tangan joki.
Apa yang terjadi, lewat sprint dan tembakan keras di tangan joki, Lucifer akhirnya membuktikan kehebatannya, setelah Let (juri) Eko Banyuwangi menunjuk Lucifer sebagai pemenang dan hanya beda seperkian detik dari Mario.
Terbangan ke-2, kali ini Jagal Vs Top One. Top One yang memiliki stamina luar biasa, kali ini menguasai arena trek Wonorejo. Lagi-lagi lawan selalu kalah sprint jelang 100 meter dari joki dan berakhir harus kalah mutlak. Top One kembali melaju ke semifinal.
Terbangan terakhir, Sadam Husein, Vs P Jagal. P Jagal tak mau membuang kesempatan guna merebut di partai semi final. Lagi-lagi Pembalap milik H Mad Probolinggo ini mampu menguasai jalannya lomba dan berakhir dengan kemenangan telak.

P JAGAL TEAM PROBOLINGGO. Baru ngluruk, juara runner up di utama minggu.

Karena sisa tiga pembalap, akhirnya dilakukan pengambilan bye. Kali ini P Jagal mendapat bye. Otomatis P Jagal melaju ke final dan menunggu terbang antara Top One Vs Lucifer.
Tepat pukul 16.05 wib, partai semi final diluncurkan. Teriakan keras dan rasa tegang kedua joki sangat kelihatan. Dedey sang joki Top One dengan kerasnya memanggil pembalap pujaannya, begitu juga Jono.
Menginjak tengah lomba, kedua pembalap mulai turun dan terbang rendah. Diatas padi yang mulai menguning kedua pembalap saling menambah kecepatan terbang. Lagi-lagi Top One jelang 100 meter dari joki lolos dari tempelan Lucifer. Kondisi ini berlanjut sampai jelang 50 meter dari bibir garis finis. Sedangkan Luciver terbang sedikit dibelakang.
Melihat dirinya mulai tertinggal, pembalap ring Tekun ini melakukan terbang cepat. Namun apa boleh buat, Top One dengan stamina prima lebih dulu hinggap di tangan joki dan akhirnya diputus Top One masuk di final Vs P Jagal.

SELAMAT KEPADA JUARA 10 BESAR.

Apa yang diharap oleh sekitar 500 pasang mata di trek balap terwujud. Tepat pukul 16.10 wib, kedua pembalap lepas dari tangan noki. Lagi-lagi P Jagal dan Top One tak mau membuang sedikitpun peluang menuju ke pembalap nomor satu. Terbang tinggi dan menginjak tengah lomba keduanya turun. Terbang depan joki ini dilakukan sampai jelang 100 meter dari finish.
Kedua joki melakukan teriakan keras meski dengan kondisi sedikit tegang. Sprint cepat pun dilakukan oleh kedua pembalap. Lagi-lagi pembalap ring Nocoment ini melakukan sprint cepat dan selanjutnya dipepet oleh P Jagal. Karena tak mampu mendahului Top One, P Jagal pun terbang dibelakang Top One. Ini berlangsung jelang 10 meter dari joki dan Top One melakukan tembakan keras dan tepat dipelukan joki.
Menanglah Top One sekaligus dinobatkan sebagai jawara di LJB’19 putaran ke-V Lumajang. Selamat Top One, memang anda layak menjadi bintang di lomba kali ini.
Panitia mengucapkan banyak terima kasih dan mohon maaf bila dalam perjalanan lomba ada khilaf. Sampai berjumpa di putaran ke-VI, 24-26 Mei 2019 di trek balap Sekarkare Probolinggo. Untuk info bisa hub H Yusuf HP. 0852.5778.9555, Kin Hp. 0823.5936.9246 & Ketua Penglok H Nemo Hp. 0813.5948.8563. Penginapan Arif HP. 0813.3695.0489

Post Comment