Zenit kandaskan Royal Satria di final LJB’18 Tuban
Berita

Zenit kandaskan Royal Satria di final LJB’18 Tuban

Advertisement

Pertarunan hebat kembali terjadi di trek balap Desa Kunir Plumpang Tuban 14-16 September 2018 Minggu lalu. Pembalap kelas nasional tumplek blek, meski lomba skala daerah. Lewat sprint dan tembak kerasnya, akhirnya di Utama Minggu dengan 242 peserta, Zenit milik H Idam Surabaya mengkandaskan ambisi Satria (Royal Satria) di final.

JAWARA UTAMA MINGGU. Selamat ya….

Lomba yang dimulai hari Jumat (14/9) dengan Galatama 500 meter, kali ini tidak ada Perang Bintang (PB). Lomba dimulai dari Seri C. Sekitar 18 seri tergelar, sudah termasuk daftar ulang. Di seri atas (Seri C) kali ini pembalap Laksamana milik Elang Laut Team Bangkalan mampu mengalahkan Mata Dewa, milik Jarwo Sidoarjo.
“Lewat sprint dan tembak, akhirnya Mata Dewa harus legowo dan hanya mampu duduk di runner up,” tegas salah satu panitia lomba.

JUARA SENIOR. makin solid

 

 

Sedangkan di junior ring 2018, Kancil milik H Azis Pasuruan duduk sebagai juara pertama, sedangkan SS, milik Yustion W Sidoarjo menjadi runner up.
Sementara di Galatama 800 meter, kali ini seri bergengsi terisi sang juara disabet oleh Arjuna milik H Ma’ruf Sidoarjo, setelah mengalahkan Royal Sprint milik Royal Platinum Klaten. Sedangkan di lomba junior ring 2018 dengan total hadiah Rp 10 juta pendaftaran Rp 20 ribu, kali ini sang juara disabet oleh Royal Galunggung milik Royal Platinum Klaten.
Sekitar pukul 16.15 wib partai final digulirkan, kedua pembalap Marlboro milik H Idam Surabaya Vs Royal Galunggung melakukan trek cepat. Menginjak sekitar 300 meter dari finish, keduanya malakukan tempel ketat.

FINAL JUNIOR. Royal Platinum luar biasa

Kondisi ini sampai sekitar 100 meter dari joki. Melihat lawan tempel ketat, Royal Galunggung tak mau memberi kesempatan. Lari cepat pun dilakukan. Begitu juga dengan Marlboro. Al hasil, sekitar sekitar 10 meter dari joki, Royal Sprint melakukan tembakan keras. Tembakan ini membuat Marlboro terkejut.
Al hasil, Royal Galunggung lebih dulu seperkian detik dan let Eko menunjuk Royal Galunggung sebagai juara dan Marlboro menempati runner up.

SANG JAWARA RUNNER UP. Sudah maksimal.

Di lomba utama Minggu, pendaftaran dimulai hari Sabtu sampai Minggu mendapat 196 peserta. Daftar ulang 46 peserta, total peserta 242 peserta. Babak pertama dimulai pukul 11.30 wib. Babak demi babak dijalankan. Ada sekitar 4 protes dilakukan peserta. Hasilnya, dua protes dimenangkan oleh yang protes. Dua protes lagi, yang protes kalah (betul putusan let).

ZENIT SURABAYA. Kali pertama turun, langsung sabet juara.

Menginjak babak ke-5 dimana tinggal 18 pembalap. Kali ini Karma Jombang, Carlitos Sidoarjo, Zenit Surabaya, Jangkar Semarang, Jangkrik Sidoarjo, Narkoba Sidoarjo, Sangkuriang Sidoarjo, Satria (Royal Satria-setelah dibeli) Bangkalan/Klaten dan Mata Dewa Sidoarjo.

FINALIS SALING JABAT TANGAN. Hati boleh panas, pikiram tetap dingin

Karena tinggal 9 pembalap, mau tidak mau harus ada satu pembalap bye. Kali ini Narkoba mendapat bye. Terbangan pertama, Carlitos dengan perjuangan kerasnya harus mengakui Jangkar Semarang. Kedua, Zenit lewat sprint dan tembak, akhirnya Jangkrik harus kalah. Ketiga, Karma, yang sebelumnya cukup mumpuni lewat sprint dan tembaknya, mampu mengalahkan Sangkuriang dan Terakhir Satria, mengkandaskan Mata Dewa.
Karena tinggal lima pembalap, lagi-lagi harus ada satu pembalap bye. Kali ini Satria mendapat bye. Terbangan pertama Karma Vs Narkoba. Kedua pembalap setelah lepas dari tanga pelesas, keduanya terbang tinggi dan melaju kencang. Menginjak tengah lomba, lagi-lagi keduanya melakukan tempel ketat.

JAWARA UTAMA RING 2018.

Melihat lawan sedikit kedepan, Karma pun melakukan terbang kencang. Ini terlihat ketika jelang 100 meter dari joki. Menginjak 50 meter dari joki, keduanya tetap tempel ketat.
Namun apa hendak dikata, setelah menginjak 10 meter dari joki, Narkoba melakukan tembakan keras dan tepat ditangan joki. Let langsung menunjuk Narkoba sebagai pemenang.
Terbangan kedua Zenit Vs Jangkar. Zenit sejak babak pertama kualitas terbang dan tembak cukup memadai, sangat berat bagi Jangkar. Hal ini terbukti, ketika menginjak 20 meter dari joki, Zenit melakulan sprint cepat dan tembak pas ditangan joki. Lawan pun tak mampu berbuat banyak. Dengan kata lain, Zenit menang mutlak.

KETUM PPMBSI PUSAT HADIR DI LAPANGAN. Puas melihat trek balap Kunir Plumpang Tuban.

Partai yang digadang-gadang oleh setiap tim akhirnya terwujud. Partai final diterbangkan tepat pukul 16.10 wib. Satria yang memiliki kualitas sprint dan tembak keras, tak mau di partai pamungkas ini harus tunduk oleh Zenit.
Upaya keras pun dilakukan oleh Satria, namun apa boleh dikata rejeki pun tak hinggap di Satria. Jelang 100 meter, kedunya melakukan sprint cepat. Namun, setelah menginjak 10 meter dari joki, Zenit melakukan sprint cepat dan tembak keras. Saat itu pula, joki langsung menyambutnya dan lebih dulu hinggap ditangan.
Karena lebih dulu hinggap ditangan dan tepat dipelukan joki, let Eko langsung menunjuk Zenit sebagai juara dan sekaligus dinobatkan sebagai sang juara. Selamat Zenit, anda layak mendapat bintang.
Sementara itu, Parwoto, sebagai ketua lomba mengucapkan terima kasih kepada peserta lomba yang telah mendukung gelaran kali ini, sehingga lomba berjalan lancar dan sukses. Mohon maaf jika ada khilaf dalam perjalanan lomba.

Advertisement

Post Comment