LJB’21-22 JEMBER; Sinar Mandala Menang Telak di Final
Berita

LJB’21-22 JEMBER; Sinar Mandala Menang Telak di Final

Advertisement

Genderang perang Liga Jatim Bersatu (LJB) 2021-2022 sudah ditabuh Minggu lalu di trek balap Pateung Bangsalsari Jember 3-5 Desember 2021. Multi talenta pembalap Jatim tumplek blek di trek balap Penglok PPMBSI Jember. Tak pelak. Pesaingan ketat pun terjadi. Terbukti, ketika Galatama 500 meter dimulai, berebut meraih juara terlihat jelas. Sprint dan tembak joss dilakukan.

PARTAI FINAL. Sinar Mandala menang telak.

Di seri bergengsi Perang Bintang (PB) senior, jumlah peserta tidak penuh, sekitar 12 peserta. Usai sholat Jumat pukul 12.30 wib, terbang pertama dijalankan. Saling kuntit dan pukul guna ingin sampai di finish diperagakan. Sayangnya, di seri ini hanya mampu menyelesaikan sampai final (tidak terbang). Sang juara tidak lain adalah Anak Desa, milik Reza Banyuwangi dan Dewa Petir, milik H Jamal (Hajar Boss team) Sampang.

GADIS NAKAL. Puas di runner up.

Sedangkan di Junior ring 2021, juga tak kalah menariknya. Kali ini sang juara diraih oleh Flud Mustang, milik SRJ Team Madiun dan Sinar Star H Azis Pasuruan. Keduanya juga tidak terbang. Sayangnya, di Galatama 500 meter kali ini, lomba tidak sampai tuntas, karena pukul 16.00 wib hujan turun dan berhenti. Karena hujan tidak reda, mau tidak mau lomba tidak bisa dan panitia memutuskan lomba dihentikan.

JUARA III S/D JUARA VI. Selamat ya, pembalap Anda luara biasa.

Hal yang sama terjadi di lomba Galatama 800 meter. Siang cuaca cukup mendukung, mendekati pukul 14.30 wib, mendung mulai gelap dan tepat pukul 15.00 wib, hujan gerimis membasahi trek balap. Mau tidak mau, penitia harus menghentikan jalannya lomba.

Melihat hujan reda, kembali panitia menerbangka pembalap. Tidak sampai 10 terbangan, hujan kembali turun dan tidak reda-reda. Al hasil, panitia memutuskan lomba dihentikan dan dilanjut pendaftaran lomba utama minggu. Sampai pukul 16.30 wib, 230 peserta terdaftar.

HAJAR BOSS TEAM SAMPANG. Ditunggu diputaran II Sampang.

”Besok harus tebang lebih awal. Kalau pukul 10.00 wib nomor pelepasan dibagikan. Jika tidak, dikawatirkan lomba tidak selesai dan tidak ada sang juara. Ini lomba perdana, wajib ada sang juara sejati,” tegas Lalak Saputra, Kasi lomba Pengda PPMBSI Jawa Timur lewat mikrofon.

Keputusan Kasi lomba, juga didukung oleh ketua Penglok PPMBSI Jember, yakni Sugeng. ”Besok jam 11.00 wib lomba dimulai. Bila ada peserta datangnya terlambat, panitia tidak bertanggung jawab. Jika tidak ada dipelepasan, maka pembalap akan di diskualifikasi,” ucap Sugeng.

JUARA VI S/D X. Siap turun gunung di lomba putaran 2 Sampang.

Apa yang diumumkan sehari sebelumnya, akhirnya dipatuhi oleh peserta lomba, Pukul 09.00 wib, peserta berdatangan dan sekaligus ngelop pembalap yang bakal diikutkan lomba. Tepat pukul 10.50 wib, lomba mulai dijalankan. Sekitar 300 peserta lebih terbang di babak pertama, plus daftar ulang. Babak kedua, selesai pukul 13.55 wib.
Ini menandakan lomba bakal selesai sekitar pukul 16.30 wib. Dengan catatan, bila tidak ada problem di lomba, baik itu protes atau hal perdebatan aturan lomba.

Babak demi babak dijalankan, ada beberapa protes dilakukan oleh peserta, karena tidak puas dari hasil putusan juri. Namun, kesemuanya berjalan lancar dan saling menghargai keputusan Hakim juri, yang dipimpin oleh Semail Pamekasan.

GEMBEL SENAYAN TEAM. Lebih siap di lomba Sampang.

Menginjak babak keempat, dimana posisi pembalap mulai bersaing ketat. Pembalap kelas mulai bergugusan, salah satunya Baong, milik Sertu Emas Team Sampang. Pembalap yang baru di take over senilai Rp 90 juta dari mania Pamekasan ini, harus kalah dengan pembalap milik H Azis Pasuruan.

”Luar biasa dua pembalap bertarung ketat. Sayangnya, Baong harus legowo ketika kena sprint dari atas oleh pembalap milik Sunrise Team Pasuruan. Dilanjut tembakan keras ditangan joki,” celetuk, penonton asal Banyuwangi yang ada dibibir garis finish.
Menginjak babak 11 besar, kembali terjadi perang sengit. Kali ini, Dewa Petir, milik H Jamal Sampang, Gadis Nakal, milik Gita Delta Team Sidoarjo, Sinar Mandala, milik H Azis Pasuruan dan lainnya. Menginjak semifinal, dimana terbangan kedua, Gadis Nakal Vs Dewa Petir, sedikit ada masalah.

PARA JAWARA PUT I. Mania andhokan Jatim makin jossss

Ketika keduanya jelang sampai ke finish, kedua pembalap sama-sama melewati joki. Dewa Petir sempat tertangkap, meski kaki joki keluar patek, sedangkan Gadis Nakal, hinggap dibelakang joki, namun Gadis Nakal diberikan ke joki oleh penonton yang ada dibelakang joki.
Bila dilihat dari aturan lomba, kedua peserta ini melanggar aturan lomba. Tapi, juri menunjuk menang Gadis Nakal. Joki Dewa Petir pun tak terima dan melakukan protes. Melihat kejadian seperti ini, hakim juri, memutus drow dan kedua pembalap terbang kembali sampai ada sang juara.

Terbang kedua, akhirnya dimenangkan oleh Gadis Nakal dan melaju ke final lawan Sinar Mandala.
Tepat pukul 17.05 wib,partai final dijalankan. Usai peluit dibunyikan, kedua pembalap terbang saling kuntit. Menginjak tengah lomba, kedua pembalap turun, saling tempel terus terjadi. Namun jelang 300 meter dari joki, dan Sinar Mandala mulai memacu kecepatan terbang.

Sedangkan Gadis Nakal, sedikit kelelahan, sebab terbang dua kali bersama Dewa Petir. Al hasil, Gadis Nakal pun sedikit dibelakang Sinar Mandala dan ini sampai jelang 50 meter dari joki.
Melihat lawan tertinggal, pembalap ring New Libas (tidak ada ring Jatim) dengan keras melakukan tembak joss dan tepat di tangan joki. Menanglah Sinar Mandala sekaligus dinobatkan sebagai juara sejati.
Selamat yaa. Anda layak menjadi bintang di LJB’21-22 putaran pertama Jember.

Advertisement

Post Comment