MUSDA PENGDA PPMBSI JATIM; H Holberi Terpilih Secara Aklamasi
Organisasi

MUSDA PENGDA PPMBSI JATIM; H Holberi Terpilih Secara Aklamasi

Advertisement

Babak baru pemilihan ketua Pengda PPMBSI Jawa Timur masa bhakti 2021-2023 Sabtu, 10 April 2021 kemarin terjadi di rumah Makan Gazebo Bangil Pasuruan. Dari 22 Penglok (Pengurus lokal) yang ber-SK (surat keputusan) dari Pengda PPMBSI Jawa Timur, sekaligus pemegang suara penuh, dua Penglok PPMBSI tak hadir yakni Madiun dan Lamongan. Sedangkan lainnya hadir.
Menurut Wakil ketua Pengda PPMBSI Jawa Timur, Nurus Salam dalam sambutannya mewakili ketua Pengda PPMBSI Jawa Timur H Holberi, mengucapkan banyak terima kasih kepada pengurus Penglok PPMBSI di Jawa Timur yang turun di Musda (musyawarah daerah) kali ini. Semoga kebaikan bapak dibalas oleh Allah SWT.
Juga dalam acara kali ini, kita akan memilih ketua baru Pengda PPMBSI Jawa Timur masa bhakti 2021-2023, semoga dalam acara ini berjalan lancar dan sukses. Serta, terpilih ketua baru yang didambakan dan membawa mania andhokan Jawa Timur maju dan berkembang pesat.

PARA PERWAKILAN PENGLOK. Hampir 90% hadir semua.

Ini telah kita buktikan, setelah Pengda PPMBSI Jawa Timur yang dinahkodai oleh H Holberi, mengeluarkan Ring Jawa Timur, dana khas Pengda PPMBSI Jawa Timur lumayan banyak. Untuk ring tahun 2021 kali ini sudah keluar sebanyak 70 ribu. Kita perkirakan sampai bulan Juli 2021 nanti, ada sekitar 80 ribu ring yang bakal tersebar di Jawa timur, bahkan diluar Jawa Timur.
“Ini semua untuk kesejahteraan mania andhokan di Jawa Timur, dahal hal tambahan hadiah lomba atau bentuk lainya,” tegas Ayock, sapaan akrap Nurus Salam.
Tak hanya itu, sambung anggota DPRD Kabupaten Sumenep, dalam pemilihan ini jangan ada pembusukan dalam organisasi. Kita pilih ketua dengan hati nurani kita, yang mana ketua tersebut sudah jelas dalam sepak terjangnya memajukan dunia andhokan di Jawa Timur.


Jangan ada lagi money politik, dalam memilih ketua karena ketidak cocokan dalam hal pendapat (ide). Dan yang sangat tidak bijak lagi, ada pemberian uang dari pihak luar untuk meng-gol kan salah satu ketua, misalnya Si B. Karena yang memberikan uang tersebut kurang suka akan sepak terjang calon Si A. Ibaratnya, takut kepada Si A jika terpilih menjadi ketua baru, sehingga dengan memberikan uang untuk memilih calon Si B sebagai ketua Pengda PPMBSI Jawa Timur yang baru.
Cara-cara inilah sepatutnya tidak lagi dilakukan dalam Musda PPMBSI Jawa Timur. Biarlah kutua terpilih dari pilihan hati nurani para pengurus Penglok PPMBSI Jawa Timur yang hadir dan mereka tahu persis sempak terjang para calon ketua Pengda PPMBSI Jawa Timur yang baru.
“Intinya, siapa yang terpilih, bisa membawa mania andhokan jawa timur maju dan berkembang pesat,” harap Ayock.
Selanjutnya, dilakukan laporan keuangan Pengda PPMBSI Jawa Timur dan akhirnya semua setuju ada dana khas sisa sekitar Rp 45.607.000,- ini masih dikurangi Subsidi lomba lokal Trenggalek Rp 3 juta yang belum masuk rincian pengeluaran. Sehingga total Rp 42.607.000,-.

SUARA PENGLOK. Suara mania andhokan di kabupaten.

“Jumlah ini, nantinya masih dikurangi dari biaya rumah makan Musda kali ini yang masih belum kita masukkan,” tegas Taufik, kepada beritamerpati.com.
Setelah dilakupan laporan keuangan, maka langkah selanjutnya kepengurusan Pengda PPMBSI Jawa Timur masa bhakti 2019-2021 demisioner dan akan dilanjutkan dengan pemilihan ketua baru Pengda PPMBSI Jawa Timur masa bhakti 2021-2023.
Kali ini ketua sidang dipimpin oleh saudara Ayock, dalam pemilihan ini, maka disetujui yang memiliki hak suara adalah Penglok PPMBSI yang ber-SK dari Pengda PPMBSI Jawa Timur. Selanjutnya, dilempar ke flor, bolehkah mantan pengurus Pengda PPMBSI Jawa Timur masa bhakti 2019-2021 mendapatkan satu suara. Setelah devoting, 14 setuju, enam tidak setuju, maka mantan pengurus Pengda PPMBSI Jawa Timur yang lama memiliki satu suara dan diwakili oleh mantan sekretaris yakni Bagus Win. Jadi total ada 21 suara.
Setelah diberikan kertas, maka perwakilan Penglok PPMBSI yang hadir menulis bakal calon yang dipilih. Dari 21 suara, terdapat 10 suara dari nama H Holberi, 2 suara nama Acay Banyuwangi, 5 suara Bagus Win Banyuwangi dan 4 suara nama Ivan dari Bondowoso.


Setelah diumumkan, maka satu persatu calon yakni Bagus Win, Acay dan Ivan mengundurkan diri guna mendukung H Holberi sebagai ketua Pengda PPMBSI Jawa Timur masa bhakti 2021-2023. Karena semua memilih H Holberi sebagai ketua Pengda PPMBSI Jawa Timur masa bhakti 2021-2023. Maka saat itu pula diputuskan, H Holberi terpilih secara aklamasi.
“Dengan ini, ketua siding menyatakan untuk ketua Pengda PPMBSI Jawa Timur masa bhakti 2021-2023 kita tetapkan H Holberi,” tegas Ayock.
Terpilihnya H. Holberi sebagai ketua Pengda PPMBSI Jawa Timur masa bhakti 2021-2023, maka acara Musda tahun 2021 kita tutup dan selanjutnya pembentukan susunan kepengurusan Pengda PPMBSI Jawa Timur yang baru.

ATURAN MASA JABATAN
Satu hal yang menarik dari usulan saudara Kohar, juga mantan ketua Pengda PPMBSI Jawa Timur yakni sampai berapa kali masa jabatan ketua Pengda PPMBSI Jawa Timur di jabat?
Sebagai ketua sidang, Ayock pun menjawab, untuk saat ini dalam AD dan ART PPMBSI masa jabatan ketua baik dari Pusat, Pengda dan Penglok belum ada aturannya. Entah itu dua kali atau lebih. Ini masukkan kepada Pengda PPMBSI Jawa Timur yang baru untuk disampaikan kepada pengurus PPMBSI Pusat perlu tidaknya aturan masa jabatan para ketua umum Pusat, Pengda dan Penglok.
Sebab, sampai saat ini sudah sekitar 20 tahun, refisi atau tambahan AD dan ART PPMBSI belum pernah sekali dilakukan. Mudah-mudahan di tahun 2021 ini, dimana di bulan Juli 2021 nanti ada pemilihan ketua umum PPMBSI Pusat yang baru.
Disitulah akan diusulkan tentang sampai berapa kali ketua bisa dijabat oleh satu orang yang sama. Ibaratnya, ada undang-undangnya, sehingga lebih jelas arah organisasi kedepannya.

Advertisement

Post Comment